Pelajaran Yang tidak Bisa Diajarkan
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Postingan ini merupakan review terhadap sebuah artikel yang yang ada di website smeindonesia.com dimana artikel tersebut menceritakan mengenai seorang pemuda yang pergi menuntut ilmu kepada seorang Ulama besar. Sebelum membaca postingan ini, lebih baiknya Anda membaca artikel tersebut terlebih dahulu.
Memang benar, untuk mencapai kesuksesan tidak lah gampang. Perlu kerja keras yang konsisten , ilmu, dan diiringi dengan do'a yang tulus. Sebagaimana yang ditunjukkan oleh seorang pemuda pada artikel diatas, setelah bertahun-tahun menuntut ilmu, yang bahkan ilmu yang sudah di pelajari semuanya oleh pemuda itu dirasakan masih kurang cukup oleh orang tua-nya, yang pada akhirnya pemuda tersebut disuruh menuntut ilmu lagi yang mana ilmu tersebut tidak pernah bisa diajarkan oleh siapapun, ilmu yang muncul karena ketekunan berusaha.
Dalam pengembaraannya mengembala kambing milik gurunya, akhirnya pemuda tersebut mengerti akan maksud orang tuanya mengenai Pelajaran yang Tidak bisa Diajarkan tersebut. Dia berusaha memahami alam, dimana ada rumput, dimana ada air, dimana
dia bisa berteduh dari panas, dengan apa dia menghangatkan tubuh di
waktu dingin dlsb. Dia juga belajar berinteraksi dengan makhluk lain tanpa harus berbicara.
Dia menjadi paham apa kemauan para kambing ini, dan para kambing-pun
nampaknya menjadi paham apa arahan pemuda yang kini telah menjadi
penggembala tersebut.
Setelah dua tahun berlalu, kambing-kambing yang semula berjumlah 300 ekor inipun telah mencapai seribu.
Waktunya kini menggiring balik 1000 kambing menempuh perjalanan 150 km
menuju kota Bagdad. Hanya saja perjalanan balik ini menjadi jauh lebih
ringan karena adanya komunikasi tanpa bicara dengan para kambing
tersebut, dan si pemuda juga telah belajar ilmu yang tidak bisa
diajarkan oleh siapapun.
Satu lagi,, Dia juga telah belajar menjadi seorang Entrepreuner....!!
Berdasarkan kisah diatas, banyak hal yang bisa kita ambil pelajaran untuk menjadi seorang entrepreuner atau pengusaha, diantaranya ialah:
- Giat menuntut ilmu. Dengan bekal ilmu yang cukup, kita akan lebih mudah dalam berusaha, karena kita mempunyai dasar yang kuat dalam melakukan usaha kita. Ilmu bisa didapatkan dari mana saja, baik seorang guru, orang lain, dan juga dari pengalaman.
- Kerja keras yang konsisten. Usaha itu tidak boleh setengah-setengah, apalagi dilakukan secara tidak serius dan setengah hati. Seorang petani tidak akan mendapatkan hasil panen yang bagus apabila ia tidak merawat dengan baik tanamannya.
- Kemampuan berkomunikasi dengan baik. Berkomunikasi tidak hanya dengan orang lain, tetapi juga dengan diri sendiri sehingga kita akan mengetahui apa kekuatan dan kelemahan kita. Bahkan kita juga harus bisa "berkomunikasi" dengan alam, lingkungan, dan "membaca" kejadian-kejadian yang ada disekitar kita.
- Kemampuan manajemen yang baik. Calon entrepreneur harus bisa mengumpulkan seluruh resources yang berserakan, kemudian mengarahkan resources tersebut untuk menggapai tujuan yang dia hendak capai. Mengumpulkan dan mengarahkan resources ini bukan jalan yang mudah, karena meskipun mereka manusia – mereka punya keinginan sendiri-sendiri.
- Do'a. Inilah kunci keberkahan kita dalam melakukan suatu usaha. Hal-hal sederahana yang diringi dengan do'a akan lebih bermakna dan hal-hal besar dan sulit yang diiringi dengan do'a akan menjadi lebih mudah.
Wassalamu'alaikum Wb. Wb.





0 comments:
Post a Comment
Silahkan beri komentar Anda di kolom dibawah ini, atau apabila Anda juga terhubung ke Facebook, bisa berkomentar pada kotak Komentar Facebook diatas...